“Ah, itu cuma politik kamu sajaâ€, “ah, itu cuma politik dia sajaâ€, “ah, politik itu semuaâ€. Tentu anda sering mendengar jawaban seperti ini kan? Jangan munafiklah. Sebab memang begitulah nasibnya sesosok makhluk setengah gaib yang bernama “politikâ€.
Entah apa sebenarnya salah politik. Walaupun ia diterminologikan sedemikian rupa oleh para pakar, bahkan diberi jubah “agamaâ€-pun, tetap saja politik menjadi gelap, sampai-sampai seorang anggota dewan pernah membuka rahasia suksesnya di politik, katanya ia menempuh jalan tengah, “remang-remangâ€, katanya.
Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:













