Apakah Ayah dan Ibu Nabi Muahmmad Masuk Neraka?

597
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter

Tentu juga kita tidak akan memisahkan peranan Abdul Mutthalib sebagai penjaga baitullah, terutama dalam peristiwa “pasukan gajah” yang diabadikan dalam surat Al-Fiil. Belum lagi jika kita kembali kepada nama bapaknya Nabi Muhammad sendiri, yaitu Abdullah (hamba Allah) dan ibunya Aminah (aman), walaupun ada pepatah mengatakan, “apalah arti sebuah nama”.

Pada ahirnya, hadis “sesungguhnya bapakku dan bapakmu di neraka” diatas oleh para ulama dikategorikan sebagai “hadis ahad”, yang dalam masalah aqidah tidak dipegang. Meskipun tetap saja ada sebagian ulama yang berhujjah dengannya, perbedaan itu menjadi lumrah pula di kalangan ulama dalam hal-hal tertentu.

Bagaimanapun, masalah ini adalah masalah yang masih gaib. Masalah ini adalah rahasia Allah, dimana banyak hal yang dipertentangkan di dunia ini akan dijelaskan di ahirat. Alif-Lam-Mim sajapun yang merupakan ayat Al-Qur’an adalah diantara rahasia Allah, sebagai ujian bagi orang Islam, apakah mereka percaya atau tidak tentang adanya perkataan Allah yang tidak diketahui hakikatnya (ayat mutasyabihat).

Hadis ahad yang sahih sekalipun hanya menghasilkan “dzan” (dugaan). Karena itu hadis diatas tetap bisa menjadi hujjah, sepanjang tidak menjadi “keyakinan”. Wallahu a’lam.