Bahaya Melihat Gerhana Matahari Secara Langsung

252
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter

Apakah melihat langsung GMT itu berbahaya bagi mata? Justru sebaliknya TIDAK BERBAHAYA, pada saat “TOTAL”, yang hanya beberapa menit saja, akan lebih indah dilihat dengan mata telanjang. Hal itu dibenarkan oleh kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional, Thomas Djamaluddin. Tapi sebaiknya, kalau ragu-ragu, ya tak usah ambil resiko, pakai saja kacamata gerhana.

Faktanya, pupil mata tidak mampu menerima langsung cahaya matahari, cahaya matahari yang diterima oleh mata telah dilemahkan sekitar 50 ribu kali, tentunya oleh lapisan-lapisan seperti atmosfer dan lain-lain sebagai penyaring.

Gerhana matahari total hanya terjadi lebih kurang 33 tahun sekali, berikut ini jadwal GMT yang akan terjadi:

- 9 Maret 2016 – Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, dan Samudra Pasifik utara
- 21 Agustus 2017 – Amerika Serikat dari Oregon ke South Carolina
- 2 Juli 2019 – Samudra Pasifik Selatan, Chile dan Argentina
- 14 Desember 2020 – Chili dan Argentina
- 4 Desember 2021 – Antartika
- April 20, 2023 – Indonesia
- April 8, 2024 – Meksiko, Amerika Serikat dan Kanada
- 12 Agustus 2026 – Greenland, Islandia dan Spanyol
- 2 Agustus 2027 – Gibraltar, Afrika Utara dan Arab Saudi
- 22 Juli 2028 – Samudra Hindia, Australia dan Selandia Baru
- November 25, 2030 – Afrika Selatan, Samudera Hindia dan Australia
- November 14, 2031 – Samudera Pasifik
- 30 Maret 2033 – Alaska dan Samudra Arktik
- 20 Maret 2034 – Afrika Tengah dan Timur Tengah
- September 2, 2035 – China, Korea Utara, Jepang dan Samudera Pasifik

Demikian info dari berbagai sumber.