Ini yang masih menjadi pertanyaan. Sementara itu, laba-laba yang berada di rumah-rumah cenderung ‘buta arah’. Artinya mereka membangun sarang tidak memperhatikan selatan, utara, barat, atau timur, melainkan tergantung pada sisi mana yang paling terjangkau untuk membuat sarang. Meskipun beberapa di antaranya tetap membangun sarang menghadap ke selatan.
Kemungkinan besar, ilmuwan saat ini masih berpegang pada pendapat bahwa arah selatan merupakan arah yang lebih baik ketimbang harus menghadap ke timur atau barat. Kita tahu bahwa matahari terbit dari timur ke barat yang artinya pancaran sinarnya dapat mengganggu penglihatan si laba-laba. Sedangkan dengan memanfaatkan arah selatan atau utara (sebaliknya), laba-laba aman dari terpaan sinar matahari yang dapat menyilaukan matanya. Laba-laba memang memiliki penglihatan yang tajam, bahkan mempunyai sensor besar yang dapat melihat dalam gelap. Bayangkan jika sensor itu terkena sinar matahari, maka dia akan kelebihan cahaya yang masuk ke matanya.














