Nyatanya, kawasan perairan ini terlihat normal dan aman-aman saja, jika dilihat dari perairan terdekat. Namun, anehnya kawasan ini telah menelan banyak korban yang konon katanya dikirim menuju ruang dimensi lain. Pendapat lain mengatakan bahwa kawasan Segitiga Bermuda ini adalah tempat yang dihuni oleh Dajjal. Sebagian lagi berpendapat, adanya makhluk luar angkasa yang mendiami kawasan Segitiga Bermuda. Secara ilmiah, kawasan Segitiga Bermuda adalah pertemuan arus panas dan dingin samudera yang menyebabkan gelombang elektromagnetik yan sangat besar. Oleh karena itu, benda apapun yang berada di dekat pusaran gelombang elektromagnetik Segitiga Bermuda pasti akan tertarik dan terbawa arus pusaran.
Selama ini, pesawat ataupun kapal yang melintas memasuki kawasan Segitiga Bermuda secara otomatis akan kehilangan kontak dengan menara pengawas. Selain itu, radar ataupun kompas juga tidak berfungsi dengan baik. Hal ini disebabkan adanya gaya tarik bumi yang terlalu besar. Badan pesawat yang terbuat dari alumunium dan kapal yang terbuat dari besi akan tersedot masuk ke pusaran arus Segitiga Bermuda. Tidak ada yang tahu kemungkinan kembalinya awak kapal itu.














