Plus Minus Ahok di Mata Netizen

141
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter

Perusahaan pemantau percakapan di internet Datalyst Indonesia telah melakukan kajian berdasarkan teknologi Big Data untuk menjaring aspirasi netizen terkait popularitas dan reputasi bakal calon Gubernur DKI Jakarta.

Kajian itu berdasarkan data yang diambil dari Twitter sejak 22 Februari hingga 30 Mei 2016 lalu dengan menganalisis lebih dari 3,5 juta percakapan seputar pilgub DKI yang setiap harinya mencapai 50 ribu percakapan.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya: