Allah Ta’ala berfirman,
الَّذÙينَ ÙŠÙŽØªÙ‘ÙŽØ¨ÙØ¹Ùونَ الرَّسÙولَ النَّبÙيَّ الْأÙمّÙيَّ الَّذÙÙŠ ÙŠÙŽØ¬ÙØ¯Ùونَه٠مَكْتÙوبًا عÙنْدَهÙمْ ÙÙÙŠ التَّوْرَاة٠وَالْإÙنْجÙÙŠÙ„Ù ÙŠÙŽØ£Ù’Ù…ÙØ±ÙÙ‡Ùمْ Ø¨ÙØ§Ù„ْمَعْرÙÙˆÙ٠وَيَنْهَاهÙمْ عَن٠الْمÙÙ†Ù’ÙƒÙŽØ±Ù ÙˆÙŽÙŠÙØÙلّ٠لَهÙÙ…Ù Ø§Ù„Ø·Ù‘ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨ÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽÙŠÙØÙŽØ±Ù‘Ùم٠عَلَيْهÙÙ…Ù Ø§Ù„Ù’Ø®ÙŽØ¨ÙŽØ§Ø¦ÙØ«ÙŽ ÙˆÙŽÙŠÙŽØ¶ÙŽØ¹Ù Ø¹ÙŽÙ†Ù’Ù‡Ùمْ Ø¥ÙØµÙ’رَهÙمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتÙÙŠ كَانَتْ عَلَيْهÙمْ ÙَالَّذÙينَ Ø¢ÙŽÙ…ÙŽÙ†Ùوا بÙه٠وَعَزَّرÙوه٠وَنَصَرÙوه٠وَاتَّبَعÙوا النّÙورَ الَّذÙÙŠ Ø£ÙنْزÙÙ„ÙŽ مَعَه٠أÙولَئÙÙƒÙŽ Ù‡Ùم٠الْمÙÙÙ’Ù„ÙØÙونَ
“(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.†(QS. Al-A’raf: 157)
Namun terkadang, Allah melarang sesuatu dan menjelaskan hikmahnya pada kita.
Semoga Allah memberi taufik untuk menerima hukum dan ketentuan Allah.














