Apa Bedanya Menteri Dengan Babu ?

305
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter

Jabatan menteri tak dapat kita pungkiri lebih mulia dari jabatan babu dalam hal kemanfaatannya yang lebih luas dan tentu tanggungjawab yang lebih besar.

Bahkan mungkin seorang menteri yang begitu sibuk, bisa saja membutuhkan sepuluh orang babu di rumahnya. Tapi seorang menteri bisa lebih rendah dalam pandangan orang dibanding seorang babu, jika menteri itu “bermental babu”.

Ahir-ahir ini istilah “kabinet gaduh” mencuat sebagai topik berita di berbagai media. Tentang para menteri yang berselisih, berseberangan, atau mungkin bermusuhan. Sampai-sampai ranah media sosialpun dimanfaatkan untuk saling serang.

Presiden pun ikut-ikutan bingung, sebab ternyata, selain ada larangan untuk “bermental babu”, adapula larangan untuk “bermental majikan”, dalam hal “urusan negara”, sebab dalam kepemimpinan, orang yang memimpin dan orang yang dipimpin bisa saja sama-sama pintar, sama-sama kaya dan sebagainya.

Bahkan secara politis, seorang menteri bisa lebih punya kuasa dari seorang presiden. Nah, kalau sampai “bermental majikan” itu ternyata ada pada seorang menteri, lalu “bermental babu” ada pada seorang presiden, itulah “kiamat”.