Entah siapa yang salah, saya kurang tahu. Mobilnya pake lampu sen apa tidak, aku nggak tau. Tapi katanya samaku dia pakai (lampu) sen. Kulihat mobilnya memang waktu itu masih menyala, tapi nggak hidup kulihat lampu sennya. Malam itu saya jatuh dan luka,” terangnya.
Saat itu Robby Tambunan justru memaksa Roma mengganti rugi kaca spion mobilnya seharga Rp2.500.000. Namun, Roma yang saat itu seorang diri mengatakan bahwa permintaan anggota DPRD dari PKPI itu tidak bisa disanggupi.
“Dimintanya ganti rugi spionnya. Katanya harganya Rp2,5 juta. Katanya mobil mewah ini dan spionnya mahal. Saya bilang, saya tidak punya uang sebanyak itu, yang ada hanya Rp500 ribu. Itupun saya harus pulang dulu ke rumah untuk mengambilnya dan itu pun uang sekolah anakku. Terus, dia minta SIM atau KTP-ku. Kalau nggak, kreta-ku ditahan,” jelas Roma.














