Prestasi yang terakhir, Dasep dikenal sebagai penembak jitu di ajang Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2016.
“Ini keikutsertaan saya yang kedua pada ajang AASAM 2016,” ujar Serda Dasep, Rabu (5/10/2016).
Tahun 2015, Dasep pertama ikut menjadi tim penembak Kontingen Indonesia. Dalam ajang tersebut, Dasep meraih 4 medali perak dan 1 perunggu untuk kelas perorangan. Di kelas beregu, Dasep memenangi 6 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.
Sementara pada tahun 2016, untuk perorangan, Dasep menyumbang 1 perak dan 2 perunggu. Untuk beregu, ia menyumbangkan 7 emas, 1perak, dan 2 perunggu. Total medali yang diraih adalah 7 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.
Hal yang lebih membanggakan lagi, Dasep dan tim TNI Angkatan Darat dalam menembak AASAM menggunakan senapan jenis SS2-V4 dan senjata genggam G2 buatan PT Pindad, yakni salah satu industri strategis dalam negeri kebanggaan anak bangsa Indonesia yang memproduksi senjata untuk TNI AD.
Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:













