Jatuh cinta itu tidak dosa, ia bisa jadi pintu anugerah, bisa juga jadi saluran menuju neraka, tergantung bagaimana mengendalikan nafsu, sebab nafsu memang kendaraannya cinta. Karena itulah cinta juga butuh SIM, butuh berbagai pengetahuan, minimal untuk mengenali rambu-rambu yang ada di jalan.
Tentu saja polisi lalu lintas tidak ada urusan dengan cinta anda itu. Apalagi kalau polisi lalu lintas itu bertanya soal surat, memangnya siapa yang masih menulis surat cinta di jaman gadget ini?
Membicarakan cinta tidak akan ada habisnya, sebab cinta itu sangat puitis, meskipun tidak ditulis dengan puisi, cinta itu pengorbanan, lebih dahsyat dari perang, berapa banyak sudah sejarah bercerita tentang perang antara dua kerajaan, hanya karena cinta dua insan?
Cinta itu hidup. Jadi jika anda adalah dua orang yang sedang jatuh cinta, apapun agamamu, segeralah menikah, sebab cinta itu sesuatu yang tak bisa ditahan, dan karena itulah anda “jatuh cinta”.














