Tak Selamanya Janji Itu Hutang

74
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter
tak selamanya janji itu hutang

“Saudara-saudara! Tolong dicatat dan diingat ya, NANTI kalau saya sudah duduk, saya akan selesaikan masalah saudara sekalian”. Mungkin seperti itulah kalimat yang disebut “kampanye”. Kampanye memang sangat identik dengan “janji”.

Tapi dalam politik, “janji adalah hutang” itu tidak berlaku. “Janji adalah harapan”, sepertinya kalimat ini lebih jujurlah. Sebab ketika seorang politikus berjanji, ia sebenarnya hanya sedang “berharap”, berharap untuk dipilih. Tapi setelah si politikus duduk, seringkali jawaban yang ada masih saja “NANTI”. Nanti ya! Tetap berharap ya!

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya: