Malaikat Siang dan Malam Bertemu Saat Subuh dan Ashar

63
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter

Malaikat yang bertugas pada siang hari, jam kerjanya dimulai pada Subuh hingga Ashar. Sedangkan malaikat yang bekerja pada malam hari, bekerja mulai Ashar sampai Subuh. Pada dua waktu inilah kelima malaikat bertemu, sehingga dua waktu tersebut memiliki keutamaan tersendiri.

Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita salat pada waktunya, terutama pada Subuh dan Ashar. Sebab jika kita salat Subuh dan Ashar tepat waktunya, apalagi jika dilakukan berjamaah, akan disaksikan oleh malaikat yang bertugas malaikat yang bertugas malam dan malaikat yang bertugas siang.

Abu Hurairah re. mengabarkan, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’”. (HR. Imam Ahmad Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir).

Jadi berdasarkan hadist di atas bahwa pada peralihan dua waktu diatas memiliki keutamaan yang sayang jika dilewatkan kaum mukmin. Keberadaan malaikat jelas merupakan sebuah pertanda baik. Mereka akan turut mendoakan manusia terkhusus yang tengah dalam keadaan suci dan beribadah kepada Allah.

Sayangnya pada dua waktu ini pula lah manusia sulit melakukan hal demikian. Pada waktu pagi, mukmin yang seharusnya melaksanakan Salat Subuh harus bertarung melawan selimut dan dinginnya angin pagi. Tidak sedikit yang akhirnya sukses untuk mendirikan salat wajib dua rakaat. Namun, banyak juga yang gagal hingga akhirnya waktu fajar telah usai. Padahal, waktu subuh menjadi waktu terbaik bagi manusia beribadah kepada Allah karena disaksikan langsung oleh malaikat.