Ma’mar dari Az Zuhri dari Abu Salamah dan Ibnu Al Musayyab dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w. bersabda yang artinya “malaikat malam dan malaikat siang berkumpul ketika shalat subuh.” Lalu Abu Hurairah r.a. berkata: “jika kalian mau bacalah: “dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (Al Isra: 78). (H.R. Bukhari No. 4348).
Utamanya adalah malaikat yang meninggalkan manusia karena pertukaran shift antara malaikat malam dan malaikat siang ini akan melaporkan kepada Allah bahwa kita ditinggalkan dalam keadaan sedang salat.
“Di tengah-tengah kalian ada malaikat yang silih berganti bertugas mengiringi kalian diwaktu malam dan siang, mereka berkumpul ketika shalat ‘ashar dan shalat subuh. Malaikat yang mengawasi amal kalian di malam hari naik ke langit lantas Allah bertanya mereka -dan Allah lebih tahu keadaan kalian- bagaimana kalian tinggalkan hamba-hamba-Ku? Para malaikat menjawab, ‘Kami tinggalkan mereka sedang mereka tengah mendirikan shalat, dan kami datangi mereka sedang mereka mendirikan shalat’.” (H.R. Bukhari No. 6878)
Demikian juga saat memasuki waktu Ashar. Malaikat yang akan berganti shift juga turut menyaksikan amal ibadah manusia sebelum melakukan laporan kepada Allah. Bahkan Nabi Muhammad mengatakan bahwa siapa yang melewatkan waktu Ashar, maka amal perbuatannya akan sia-sia. Hal ini bisa saja terjadi karena malaikat yang menjaga subuh hingga Ashar, tidak melihat manusia tersebut salat pada sore hari.
“Siapa saja yang tidak melaksanakan shalat Ashar, maka amal perbuatannya akan hilang sia-sia,” (HR Bukhari).
Semoga kaum mukmin bisa memanfaatkan dua waktu ini dengan baik. Terimakasih sudah berkunjung semoga bermanfaat.












