“Tadi saya sempat masuk ke dalam. Saya lihat ada kursi plastik berceceran darah di dekat tembok belakang rumah,” kata Syafrizal (24), warga sekitar, Selasa (1/11/2016) sore.
Remaja berkacamata itu mengatakan, usai membunuh korban, pelaku diduga kabur ke arah semak-semak di belakang rumah korban.
Di sana, terdapat lahan kosong yang belum ditempati.
“Tadi ada bercak darah juga saya lihat di tembok. Kemungkinan memang lari ke arah semak-semak,” kata Syafrizal.
Pantauan www.tribun-medan.com, polisi tampak sibuk mengitari rumah korban. Polisi juga mencari jejak pelaku di areal tanah kosong yang ditumbuhi semak belukar.

Jenazah Sui Chen alias Sui Tiang (71), korban pembunuhan saat akan dimasukkan ke dalam mobil ambulance. Terkait kasus ini, Polsekta Sunggal berjaga di depan rumah korban, Selasa (1/11/2016). (Tribun-Medan.com/ Array Argus)
Kanit Reskrim Polsekta Sunggal, Iptu Nur Istiono ketika dikonfirmasi Tribun di lokasi belum mau memberikan komentar. Kata Istiono, kasus ini masih dalam penyelidikan.
“Ada beberapa saksi yang kami periksa. Namun saya belum bisa menjelaskan secara detail karena masih dalam penyelidikan kami,” ujarnya.













