enterberita.com - Sebanyak 10 WNI yang disandera kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipinan dibebaskan. Mereka selama sebulan berada dalam ‘cengkraman’ Abu Sayyaf setelah kapalnya dibajak di perairan Filipina.
“Presiden Jokowi mengutamakan keselamatan para sandera. Itu adalah kata kunci,” kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam keterangan pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/5/2016).
Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:















