Lebih lanjut, Ahok meminta warga Jakarta tidak perlu merasa terbebani bila tidak memilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Pasalnya, meski ada sejumlah kelompok yang tidak menyukai kepemimpinannya, ia akan terus membenahi kota Jakarta menjadi Jakarta Baru yang beradab dan manusiawi.
“Warga Pademangan Timur, mau pilih atau enggak milih saya, fasos dan fasum tetap saya bangun. Tidak seperti zaman Orba dulu, kalau enggak tusuk pilpres nomor 2, itu enggak akan diaspal jalannya.
Sekarang itu warga kritis kepada pejabat, itu hal yang bagus, jadi Jakarta lebih baik, lapor lewat qlue, kalau pejabat tidak responsif pada masalah di lingkungannya langsung saya pecat,” tegasnya.














