Orang Terbodoh di Dunia

153
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter

Jika sudah demikian, maka hidupya tidak akan pernah tenang. Harta habis tidak karuan. Yang pasti sih biasanya orang yang mencintai hartanya alias diperbudak oleh harta, maka ia akan diikuti oleh hal-hal lainnya. Hal itu ialah suatu tahta atau jabatan dan wanita.

Harta, tahta dan wanita sudah taka sing lagi bagi kita sebagai tiga aspek pembuta mata hati manusia. Berawal ketertarikan terhadap harta, maka ketika ia merasa tidak puas dengan harta ia akan terus mencarinya. Dan salah satu jalan termudah untuk mendapatkan harta dengan cepat ialah suatu tahta atau jabatan tertinggi. Dengan begitu, ia akan melakukan segala cara untuk menggapai atau berada di posisi itu.

Jika tahta dan harta telah dimiliki, ia pastinya perlu orang yang mendampingi dong. Maka, ketika ada wanita yang menarik hatinya, ia akan tergoda. Setelah itu, jika wanita itu sama halnya seperti orang tersebut yang mencintai harta, maka ia akan terus membujuk suaminya untuk melakukan hal-hal tercela. Maka, demi mengikuti orang terkasih, ia akan rela melakukan hal tidak terpuji itu. Naudzubillah.

Sungguh ironis orang yang diperbudak oleh harta, tahta dan wanita. Karena orang-orang yang seperti itu memiliki tujuan hidupnya untuk ketiga hal tersebut. Tanpa ia memperdulikan norma-norma yang berlaku, baik di lingkungan masyarakat maupun norma agama. Ia merasa hidupnya di dunia ialah selamanya, ia takut jika menghadapi kematian.

Kita sebagai orang beriman, diberi kedudukan yang lebih tinggi derajatnya dibanding manusia lainnya. Kita adalah orang-orang pilihan yang dipercaya memberikan kebaikan bagi orang lain. Karena kita senantiasa mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kemungkaran. Kita diwajibkan untuk mengingatkan saudara kita seiman yang masih tidak sadar akan kebutaannya terhadap harta.