Panglima TNI: Bayar Tebusan Abu Sayyaf Berarti Kita Pengecut

1
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo, mengaku selalu siap untuk melakukan operasi militer membebaskan warga Indonesia yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina. Namun hal itu baru bisa dilakukan setelah Indonesia dan Filipina menandatangani kesepakatan kerja sama.

“Semuanya ini baru pembicaraan saja. Operasinya belum. Kemudian harus ditindaklanjuti, duduk bersama, buat MoU (kesepakatan kerja sama). Belum sampai situ, belum merumuskan formulasinya bagaimana,” kata Gatot di kantor Menkopolhukam, Jakarta, pada Jumat, 1 Juli 2016.

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

1
2
3
VIAwww.huntnews.id
BAGIKAN
Facebook
Twitter
Berita sebelumyaSekjen PKB Tak Merasa Dapat Kiriman Parcel dari BPK