Rumus Politik Masa Kini

198
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter

Hingga ada semacam fenomena, dimana “kampanye negatif” bisa saja berakibat positif. Seperti juga semboyan yang berbunyi “good news is bad news”, berita yang baik itu adalah berita buruk.

Jika seseorang mampu memberikan counter dengan telak terhadap berita yang menjelekkannya, ia seketika itu juga mendapat poin yang signifikan, auranyapun menguat, bisa-bisa lebih kuat dari terpaan berita negatif yang menyerangnya. Karena itulah kampanye negatif tetap saja tidak ada gunanya.

Kecuali bagi orang yang sengaja mendramatisir, seolah-olah ia sedang mengalami serangan kampanye negatif dari pihak lawan, padahal itu bagian dari skenario tim suksesnya sendiri, atau memang keinginannya sendiri, supaya terlihat kesan “teraniaya”, lalu orang-orangpun akan berkata, “percayalah, doa orang teraniaya itu makbul”.

Di masa kini, anda jangan bermimpi atau merasa telah menaikkan elektabilitas jagoan anda, dengan menjelek-jelekkan lawannya.

Bisa-bisa yang terjadi justru anda telah membantu mempopulerkan saingan jagoan anda, sebab anda menjadi lupa untuk memperkenalkan sosok pilihan anda, tentang alasan anda mengaguminya, tentang kemampuannya, dan berbagai informasi membangun yang barangkali belum diketahui orang ramai.

Begitu pula, membandingkan antara jagoan anda dengan lawannya, akan menghasilkan nilai “NOL”. Hal itu bisa terjadi sebab keduanya juga disebut. Membandingkan bisa bermakna “menyamakan”. Apalagi jika ternyata dan walaupun faktanya antara dua sosok itu memang jauh berbeda, mungkin akan ada orang yang marah seraya berkata, “hei bung, jangan kau sama-samakan dia dengan dia”.

Bisa juga nilainya jadi dua sisi, di sisi jagoan anda adalah “NOL”, sedangkan lawannya mendapatkan nilai “MINUS SATU”. Lalu jika anda berlebihan dalam menjatuhkan lawan, bisa-bisa anda akan berhadapan dengan rumus: MIN x MIN = PLUS. Sebut saja nama jagoan pilihan anda 10.000 kali tiap hari. Lalu katakan “AMIN”.

1
2
BAGIKAN
Facebook
Twitter
Berita sebelumyaTak Selamanya Janji Itu Hutang
Berita berikutnya5 Orang Kaya Yang Mati Miskin