Politikus PPP itu meminta BPOM untuk lebih intensif menjalankan fungsinya dalam melakukan pengawasan terhadap obat-obatan dan makanan.
“Terungkapnya jejaring kejahatan pemalsuan vaksin ini kembali mengonfirmasi pola kerja BPOM masih menggunakan manajemen ‘pemadam kebakaran’ alias tidak melakukan langkah preventif dan turun ke lapangan. Semestinya, koordinasi antarlembaga jauh lebih diintensifkan,” katanya.
Terkait dengan BPOM, Okky menuturkan DPR RI berkomitmen untuk mendorong penguatan badan ini dengan memasukkan RUU Pengawasan Obat dan Makanan dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2015-2019. Dengan regulasi tersebut, peran BPOM diharapkan jauh lebih maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap makanan dan obat-obatan.
Ia juga meminta Kementerian Kesehatan agar memaksimalkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah khususnya Dinas Kesehatan di Provinsi, Kabupaten, Kota untuk memaksimalkan perannya melakukan pengawasan. Terkait dugaan keterlibatan Rumah Sakit serta oknum dokter harus diusut tuntas oleh kementerian kesehatan termasuk organisasi profesi.
Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:














