Apakah manusia evolusi dari manusia purba ? ini bantahan al-quran

18103
Berbagi di Facebook
Tweet di Twitter

Asal Mula dan Evolusi

Penelitian mengenai aneka warna tubuh manusia, secara otomatis membawa para ahli anatomi, biologi dan fisiologi kepada masalah asal mula manusia. Misalnya melalui pertanyaan-pertanyaan: apakah berbagai ras manusia itu berasal dari berbagai macam kera, atau dari satu macam kera saja, atau dari berbagai anak Nabi Adam ?.

Para ahli tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai asal mula manusia itu, karena sampai permulaan abad ke-19 sebagian besar dari dunia ilmiah di Eropah belum dapat membayangkan berapa sebenarnya umur manusia di muka bumi ini. Pandangan resmi dari Gereja Katolik, misalnya didasarkan atas perhitungan dari seorang uskup bernama Usher, yang menyatakan bahwa manusia diciptakan pada tahun 400 SM.

Penelitian-penelitian terhadap masalah asal mula manusia dengan menganalisa dan membanding-bandingkan fosil-fosil manusia zaman dahulu yang terkandung dalam lapisan-lapisan bumi di berbagai tempat, menjadi ilmu baru yang merupakan bagian dari ilmu antropologi fisik dengan sebutan ilmu Paleo anthropologi. Buku yang memberi pandangan baru terhadap umur adanya manusia di dunia, antara lain adalah tulisan ahli geologi C. Lyell, The Geological Evidence of the Antiquity of Man (1863).

Terbitnya buku kedua dari Darwin, Descent of Man (1871), dimana ia mengkhususkan kepada masalah hubungan antara seleksi alam dan evolusi manusia, mendorong suatu aktivitas besar untuk mengklarifikasi dan meneliti lebih mendalam berbagai penemuan fosil manusia tersebut di atas.

Penelitian-penelitian secara sistematis terhadap benda-benda bekas kebudayaan manusia zaman dahulu itu, antara lain dimulai oleh J. Boucher de Pertes. Dia sebenarnya pegawai pos, yang mengumpulkan batu-batu tua sebagai kesenangan pengisi waktu senggang saja. Kemudian seiring dengan kemajuan ilmu geologi dan paleo antropologi, mulailah aktivitas penelitian dari suatu ilmu yang baru, yaitu pre histori. Yakni berupa penggalian-penggalian terhadap benda-benda bekas alat-alat manusia dari Zaman Batu Tua, Zaman Batu Madya, dan Zaman Batu Baru.